Real Madrid kembali menunjukkan dominasinya di pentas La Liga Spanyol 2025/2026 setelah sukses mengalahkan Barcelona 2-1 dalam laga bertajuk El Clásico di Estadio Santiago Bernabéu, Minggu (26/10/2025) malam waktu setempat.
Duel dua raksasa Spanyol ini berlangsung panas, penuh gengsi, dan menghadirkan drama sepanjang 90 menit.
Kemenangan penting ini membuat Los Blancos makin kokoh di puncak klasemen sementara, sementara Barcelona harus rela tertinggal beberapa poin dari rival abadinya itu.
⚔️ Babak Pertama: Madrid Unggul Lebih Dulu
Laga berjalan intens sejak peluit awal dibunyikan. Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick tampil percaya diri dengan gaya menyerang dari sayap. Kombinasi Lamine Yamal dan Fermín López membuat lini belakang Madrid sempat kewalahan.
Gol pembuka tercipta di menit ke-17 lewat Robert Lewandowski yang memanfaatkan umpan matang dari Pedri. Tembakan keras penyerang asal Polandia itu tak mampu dijangkau Andriy Lunin, membuat Barcelona unggul 1-0.
Tertinggal satu gol di kandang sendiri membuat Real Madrid tersengat. Dukungan penuh suporter di Bernabéu membuat tempo permainan meningkat tajam. Serangan dari Vinícius Júnior, Rodrygo, dan Jude Bellingham mulai menemukan ritmenya.
Tekanan Madrid akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-39. Bermula dari serangan cepat di sisi kiri, Vinícius Júnior menuntaskan kerja sama dengan Toni Kroos lewat tendangan keras ke pojok gawang. Skor berubah menjadi 1-1 dan stadion pun bergemuruh.
🔥 Babak Kedua: Bellingham Jadi Penentu Kemenangan
Memasuki babak kedua, intensitas laga semakin tinggi. Kedua tim bergantian menekan, namun pertahanan Madrid yang dikawal Antonio Rüdiger dan Éder Militão tampil kokoh.
Barcelona mencoba mengambil alih permainan melalui penguasaan bola, tapi Real Madrid justru lebih efektif dalam serangan balik. Pada menit ke-76, momen penentu terjadi. Jude Bellingham, gelandang muda asal Inggris yang sedang on-fire, melepaskan tendangan voli spektakuler dari luar kotak penalti setelah menerima bola rebound dari Rodrygo.
Gol indah itu menembus pojok gawang Marc-André ter Stegen dan memastikan Madrid unggul 2-1. Suporter Bernabéu pun bersorak histeris. Gol tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Bellingham kembali menjadi pembeda di laga-laga besar.
🧤 Penampilan Gemilang Lunin dan Martínez
Selain Bellingham dan Vinícius, salah satu sosok yang pantas mendapat pujian adalah kiper Andriy Lunin. Beberapa kali ia melakukan penyelamatan penting atas peluang berbahaya dari Lewandowski dan Yamal.
Di sisi lain, Ter Stegen juga tampil luar biasa meskipun harus kebobolan dua gol. Ia mementahkan beberapa peluang emas Madrid termasuk sundulan keras dari Vinícius di menit ke-60.
🗣️ Reaksi Setelah Pertandingan
Pelatih Carlo Ancelotti memuji mental juang timnya:
“Kami bermain dengan hati dan disiplin. Barcelona memberi tekanan besar, tapi para pemain menunjukkan karakter Madridista sejati. Bellingham dan Vinícius tampil luar biasa,” ujar Ancelotti.
Sementara pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui timnya kalah efisien:
“Kami menciptakan peluang bagus, tapi Madrid lebih efektif. Dua momen kecil mengubah segalanya. Kami harus belajar dan bangkit lebih kuat.”
📊 Statistik Pertandingan
Statistik Real Madrid Barcelona
Penguasaan Bola 47% 53%
Tembakan 15 12
Tembakan Tepat Sasaran 7 4
Pelanggaran 9 11
Kartu Kuning 2 3
Sepak Pojok 5 6
🏁 Madrid Perkasa di Puncak La Liga
Dengan kemenangan ini, Real Madrid mengoleksi 28 poin dari 11 pertandingan, unggul empat angka atas Girona di posisi kedua dan enam poin di atas Barcelona yang kini turun ke peringkat ketiga.
Jude Bellingham kini tercatat telah mencetak 9 gol dan 5 assist musim ini di La Liga, menjadikannya salah satu gelandang tersubur di Eropa. Sementara Vinícius Júnior kembali menunjukkan konsistensinya sebagai motor serangan utama Real Madrid.
🏆 Makna Kemenangan
Kemenangan ini bukan hanya menegaskan dominasi Madrid di Spanyol, tetapi juga memperkuat moral tim menjelang pertandingan Liga Champions pekan depan.
Bagi para pendukung Madridista, kemenangan atas Barcelona dengan skor 2-1 ini terasa seperti bukti bahwa generasi baru Los Blancos — yang kini dipimpin Bellingham, Vinícius, dan Mbappé — siap melanjutkan era kejayaan klub.
Sementara di kubu Blaugrana, kekalahan ini menjadi sinyal bahwa masa transisi di bawah Hansi Flick masih membutuhkan waktu untuk menemukan keseimbangan antara pemain muda dan senior.

One comment